MARI BERBAGI INFORMASI

INFO TERBARU DUNIA PENDIDIKAN

INFO PENGANGKATAN HONORER K2: PENGANGKATAN K2 BERDASARKAN RANGKING HASIL TEST TAHUN DEPAN

Tahun Depan, Pemerintah akan merekrut 230 ribu cpns baru, dimana 120 ribu untuk cpns umum dan 210 ribu untuk honorer k2. jadi para honorer k2 tahun depan akan mengikuti tes terlebih dahulu sebelum pengangkatan, tes ini memiliki sistem yang tidak sama dengan tes cpns umum

karena tujuan tes ini sendiri menurut Menpan adalah untuk pemeringkatan atau perangkingan, jadi nantinya honorer k2 yang mendapat rangking teratas akan diangkat duluan, dan seterusnya hingga rangking terbawah, dan dipastikan masa kerja dan usia tidak menjadi pertimbangan dalam pengangkatan honorer k2.

menpan menuturkan, hal ini sesuai dengan UU ASN (Aparatur Sipil Negara), dimana setiap pengangkatan CPNS harus melalui tes terlebih dahulu, jika pengkatan dilakukan tanpa tes, maka hal tersebut melanggar UU yang ada

sedangkan untuk sistem tes sendiri ada dua opsi, yang pertama menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dan opsi kedua menggunakan sistem tes lama menggunakan Lembar Jawaban Komputer (LJK)

menurut Menpan, tes haruslah dilakukan agar pengangkatan honorer k2 dapat berjalan secara fair dan adil
siapa yang menempati rangking teratas maka berhak untuk diangkat duluan, dan sisanya diangkat pada pengangkatan tahap selanjutnya selama empat tahun


Menpan memberi contoh seperti ini, jika pengangkatan pada tahap pertama, yaitu tahun depan 2016 sebanyak 75 ribu, maka rangking 1 sampai 75 ribu yang akan diangkat pada tahun 2016 mendatang, sisanya  rangking 76 ribu sampai 150 ribu diangkat pada tahun berikutnya pada 2017, dan rangking 151 ribu hingga 225 ribu pada tahun 2018 dan terakhir 226 ribu hinngga 300 ribuan akan dinagkat pada tahap akhir yaitu tahun 2019

 jadi, berdasarkan penjelasan menpan, maka dipastikan bahwa honorer k2 hanya akan mengikuti tes satu kali saja, yaitu tahun depan, setelah itu, para honorer k2 tinggal menunggu diangkat menurut rangking masing-masing,



sedangkan alasan menpan hanya menyebut pengangkatan honorer k2 sebanyak 300 ribuan saja, hal ini menurut beliau berdasarkan pengalaman pada pengangkatan honorer k2 pada tahun 2013, dimana sebanyak 30 persen adalah k2 bodong.
selain itu, dalam jangka waktu 4 tahun ini, kemungkinan ada peserta honorer k2 yang meninggal dan lain-lain

alasan lain mengapa Menpan sangat mengharuskan diadakannya tes bagi honorer k2 yaitu, untuk menghindari permainan data honorer k2 yang diusulkan oleh pihak instansi pusat dan daerah

saran bapak MENPAN, selagi ada waktu, para honorer k2 diminta untuk mempersiapkan diri, jika ingin diangkat duluan ya belajar yang rajin agar dapat rangking teratas, kalau gak, ya harus sabar menanti pengangkatan hingga 2019 mendatang paling lambat

 maka dari itu, tes pada tahun depan sangatlah penting, karena tes tersebut akan menentukan kapan bapak ibu akan diangkat menjadi cpns, bisa tahun depan atau tahun-tahun selanjutnya, dan tidak ada lagi tes selanjutnya. hanya satu kali tes ini saja

persiapkanlah diri bapak ibu semua, bagi yang pernah mengikuti tes cpns pasti sudah tahu apa saja soal yang akan masuk dalam tes tersebut, bagi yang belum maka sedikit saran dari saya, banyak-banyaklah hafalkan undang-undang dan amandemennya, karena pasti masuk untuk jenis soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

lalu pelajari  tentang logika matematika, seperti ingkaran, deret angka, dll, selanjutnya tentang persamaan kata dalam bahasa indonesia, dan juga pasti muncul beberapa soal yang sedikit "aneh" seperti pengetahuan yang benar-benar umum, orang disebelah saya ketika tes mendapat soal " dimanakah pabrik rokok sampoerna?" tes seperti ini masuk jenis soal Tes Intelegensi Umum (TIU)

terakhir adalah soal yng paling mudah, yaitu soal yang berkaitan dengan psikotes atau disebut jenis test psikologi (TPK) untuk tes seperti ini, bapak ibu tinggal menempatkan diri bapak ibu sebagai pegawai yang paling baik dan bijak, pilihlah jawaban yang menurut bapak ibu adalah jawaban yang paling baik dan bijak diantara pilihan jawaban yang ada, pasti benar, haha saya sudah mencobanya, meskipun sebenarnya hal itu tidak bisa kita terapkan di kehidupan nyata, namun hal itulah yang yang harus kita pilih dalam pilihan jawaban yang ada

selamat mempersiapkan diri, namun tetap ingat tugas utama kita sebagai guru, yaitu mendidik murid dikelas, jangan sampai murid kita terabaikan karena kita fokus mempersiapkan diri ya.

SALAM GURU INDONESIA



Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.