MARI BERBAGI INFORMASI

INFO TERBARU DUNIA PENDIDIKAN

ratusan guru honorer diberhentikan juli 2016

dalam semerawutnya penyelesaian dalam setiap masalah yang dihadapi para guru honorer, kini keadaan malah bertambah buruk, ratusan guru honorer akan diberhentikan pada bulan juli 2016 nanti sesudah perayaan lebaran, yang mana harusnya perayaan lebaran menjadi momen bahagia buat semua umat islam, tak terkecuali para guru honorer.

namun apa yang akan mereka hadapi nanti setelah lebaran malah sebaliknya, pelaksana tugas kepala diknas kabupaten simalungun mengeluarkan surat edaran bahwa sebanyak 700an guru honorer dalam wilayah mereka akan diberhentikan.

belum ada keterangan alasan keputusan tersebut, namun berita ini telah dibenarkan oleh pihak terkait.

memang, sangat susah menjadi guru honorer pada saat ini, jika dulu semua lini pendidikan sangat menghargai jasa-jasa para guru yang rata-rata adalah guru honorer, namun sekarang keadaannya malah bertolak belakang, para guru honorer seakan tidak lagi benar-benar dibutuhkan bangsa ini.

DULU, meskipun gaji guru honorer hanya mengandalkan dana dari uang pembangunan siswa, bahkan banyak sekali guru-guru di daerah yang upahnya hanya mengandalkan bayaran sukarela dari orang tua siswa, yang besarannya tidak seberapa, namun penghargaan kepada para guru yang didominasi oleh guru honorer sangatlah besar, mereka dianggap sebagai bagian paling penting dalam masa depan anak-anak bangsa.

namun sekarang, ketika anak-anak didik itu menjadi dewasa dan menjadi pintar, kepintaran mereka malah memperburuk keadaan para guru mereka. 

memang benar di beberapa daerah besar, para guru telah terlampau banyak, melebihi jumlah yang dibutuhkan, tetapi lihatlah didaerah-daerah lainnya, dimana guru pns hanya ada 1 sampai 3 guru dalam satu sekolah, 

jika tidak ada guru honorer, bagaimana menutupi kekurang-kekurangan tersebut, tidak mungkin satu guru mengajar 3 kelas dalam waktu yang sama.

Dulu, dibeberapa daerah, guru honorer hanya dibayar dengan beras beberapa ons persiswa, namun tidak mengurangi niat besar para guru honorer dalam memberikan pendidikan yang terbaik, melayani dengan sepenuh hati, memberi perhatian yang bahkan melebihhi perhatian yang mereka berikan ke anak-anak mereka sendiri. hasilnyapun lihatlah orang-orang yang duduk diatas sekarang. meskipun hidup dalam kekurangan, namun rasa hormat dan rasa terimakasih kepada guru sangatlah besar, melebihi dari profesi apapun.

tapi lihat sekarang, ketika upah guru honorer dikembalikan ke beban negara, guru honorer seakan tidak lagi diperlukan, upah yang tetap minim, tutntutan yang semakin besar, dan rasa hormat yang seakan tidak lagi ada.seakan negara lupa siapa yang mendidik mereka dulu.

tapi, yah,, memangnya apa yang bisa kita para guru perbuat, kita mungkin hanya duduk saja dan menunggu apalagi yang negara inginkan dari kita, apalagi yang harus kita lakukan untuk anak-anak bangsa ini.

mungkin juga kita hanya bisa menonton atau membaca berita bahwa disuatu daerah, rekan para guru honorer diberhentikan secara sepihak. bahkan pada momen lebaran, dan secara pribadi author hanya bisa mengutip kalimat andrea hirata dalam edensor "tuhan tau, tapi menunggu"

semoga ada berita baik bagi para guru honorer lain waktu, semoga saja.

salam guru indonesia

jangan lupa komen, share, dan subscribe ya,, dan ada lagi, jangan lupa isi poling nya, lihat aja dibawah,,

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.