MARI BERBAGI INFORMASI

INFO TERBARU DUNIA PENDIDIKAN

mendikbud punya hutang tpg 600 miliar ke guru swasta 2016 ini


Ternyata Kemendikbud bersama Dirjen GTK memiliki hutang kepada para guru-guru swasta, dengan total lebih dari 600 miliar rupiah, jumlah yang tidak sedikit.

hutang tersebut berasal dari pembayaran Tunjangan Profesi guru atau biasa kita sebut TPG, kemendikbud bersama dirjen gtk masih menunggak pembayaran tpg guru swasta selama 1 bulan pencairan pada tahun 2016 ini.

hal ini diakui sendiri oleh dirjen gtk, pak pranata, beliau mengatakan bahwa kemendikbud dan dirjen gtk belum memenuhi hak tpg guru swasta selama 1 bulan pada pencairan kali ini, dengan total lebih dari 600 miliar lebih,

dan selaku pihak yang berhutang, mereka berdua berupaya sesegera mungkin melunasi hutang tersebut, dan jalan yang paling mungkin ditempuh adalah dengan mengalokasikan dana dari anggaran APBNP tahun 2016 milik kemendikbud. namun belum ada tanggal pasti kapan hutang tersebut bisa mereka bayarkan kepada pihak guru swasta.

pihak dirjen gtk berdalih bahwa munculnya hutang tersebut dikarenakan adanya perubahan-perubahan pendapatan guru penerima TPG, seperti kenaikan gaji berkala, yang membuat anggaran tpg pun berubah membengkak dan khusus untuk guru swasta, pembekakan terjadi dikarenakan oleh penyetaraan atau INPASING.

nah, para rekan guru swasta, kalian mungkin harus menjadi pemberi hutang yang baik, bersabar untuk tidak menagih sampai pada waktu yang belum ditentukan, tapi biasanya paling lambat setiap akhir tahun semua jenis "hutang" akan tutup buku.

kejadian hutang piutang seperti ini sebenarnya bukanlah hal yang aneh dan baru bagi kita para guru, bukan cuma masalah tpg, tetapi hampir semua tunjangan,  pemerintah punya hutang dengan kita, contohnya seperti tunjangan "ini" yang seharusnya sudah dicairkan selama 2 triwulan namun hanya dicairkan 1 tw saja, sisanya nanti dirapel pada akhir tahun.

coba kalau kita yang punya hutang sama koperasi atau bank, pasti ada bunganyakan, namun karena kebaikan hati para guru, kita tidak patut mengajarkan "bunga" kepada anak didik kita, apalagi kepada pemerintah yang notabennya jauh lebih cerdas daripada kita.

yah,, sebagi guru itu kita harus banyak-banyak legowo, banyak-banyak sabar, penuh pengertian dan tidak banyak menuntut, toh pada siapa juga kita bisa menuntut, yang dituntut juga kebanyakan gak perduli dengan tuntutan kita, jadi yah,, legowo aja, yakin kalau berkah itu nantinya akan membawa rezeki yang baik untuk keluarga kita. aminn

baiklah para guru dan pembaca yang bijak, itu saja yang dapat author informasikan, mohon ditanggapi dengan bijaksana, tidak ada unsur menjelek-jelekan atau membangga-banggakan disini, ini hanya informasi yang dipandang dari mata author saja.

semoga bermanfaat ya, jangan lupa selalu-dan selalu author ingatkan untuk dishare, meskipun kebanyakan cuma mau baca aja, tpi males buat ngeshare, rapopo, author legowo aja,,sing penting bisa bermanfaat bagi yang lain,, aminn :-)

wassalam,, salam guru indonesia




Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.