MARI BERBAGI INFORMASI

INFO TERBARU DUNIA PENDIDIKAN

TAK GAJIAN 9 BULAN, (HAMPIR SEMUA) GURU MADRASAH SWASTA SUBANG MOGOK NGAJAR

Cerita Mogok ngajar terdengar kembali, masih dibawah kementrian yang sama, hanya wilayahnya yang berbeda, jika sebelumnya guru madrasah tasik malaya yang mengalaminya, kali ini aksi serupa terjadi di Kabupaten Subang

sudah 9 bulan para guru honorer di madrasah kabupaten subang tak gajian, dikarenakan dana Operasional Sekolah yang tak kunjung cair, akhirnya mogok mengajar terpaksa mereka lakukan agar pemerintah mau mendengar penderitaan mereka semua

aksi ini telah dilakukan oleh para guru madarasah swasta di kabupaten subang selama 2 minggu, akibat aksi tersebut, para siswa tak bisa belajar seperti biasanya, karena tak ada yang mengajar

dana bos yang menurut sistem dan peraturan pemerintah dicairkan 3 bulan sekali, namun sudah 9 bulan dana bos belum juga dicairkan, padahal pihak sekolah telah berusaha maksimal agar dana tersebut dapat segera dikeluarkan, namun hingga kini belum ada jawaban pasti dari kementrian agama provinsi Jawa Barat

aksi mogok mengajar yang telah berlangsung bermingu-minggu, bukan hanya membuat para siswa belajar secara mandiri, tanpa adanya guru, tetapi juga membuat hampir semua sekolah madrasah swasta disubang terancam tutup

pasalnya sekolah-sekolah tersebut juga tidak mampu menutupi semua gaji guru, yang berkisar antara 300-600 perbulan, jika terus berlanjut, para guru-guru madrasah tersebut mungkin akan mencari pekerjaan yang lain (KUTIPAN: LIPUTAN6/6SEP'15)



pada umumnya, dana bos dicairkan per triwulan, keterlambatan pencairan memang BIASA terjadi, namun belum pernah sampai selama ini, sampai 9 bulan

tak ada pilihan lain bagi guru-guru madrasah swasta di subang, jika tak melakukan aksi mogok, pemerintah seolah tak tau kejadian tersebut.

sebagai manusia biasa, mereka juga mempunyai kebutuhan hidup, sama seperti guru lainnya, sama seperti manusia lainnya. 

hal yang membuat saya bingung, kok bisa dana bos itu tidak cair selama itu, 9 bulan,, artinya tahun ini mereka benar-benar belum gajian? #disinilah lucunya negeriku

kemana pemerintah kita? ada apa dengan kementrian dan departeman agama?
jika seandainya guru-guru tersebut benar-benar mengundurkan diri dari sekolah mereka, pastinya sekolah tersebut akan bangkrut dan tutup, karena tak bisa menggaji para guru,, lalu mau kemana para siswa madrasah yang jumlah ribuan itu? apa sekolah negeri dan sekolah swasta lainnya sanggup menampung ribuan siswa tersebut?

Apa yang terjadi dengan bangsa ini?

salam guru indonesia, bangga sebagai guru (Y)

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.